Lovebird ngruji/ngebatman bisa karena beberapa sebab, diantaranya karena belum umur atau masih dibawah 5 bulanan, kebiasaan dulu waktu nempati nya waktu kecil, dan kalo dah umur karena birahi agak tinggi atau juga Over birahi, juga bisa karena waktu dibawah 6 bulanan dipaksa lomba terus menerus.
Ini saya bagi pengalaman yang bisa meminimalkan lovebirda ngruji, cepat lambatnya hasil yang didapat tiap burung lain lain dan ketekunan perawat :
1. Makanan
Untuk sementara cukup kasih milet putih aja dulu selama satu atau dua minggu, setelah nya mulai kasih jagung satu kali seminggu.
> Yang mau timun bisa dikasih timun dua atau tiga kali dalam satu minggu.
2. Mandi dan Jemur
> Mandi rutin tiap pagi basah kuyup. Selama Seminggu atau dua minggu gak jemur dulu cukup dianginkan.
> Setelah seminggu atau dua minggu setelah mandi bulunya kering baru dijemur. Lamanya penjemuran mulai dari 10 mebit tiap hari ditambah waktunya 5 menit.
3. Waktu nyimpan siang tidak usah dikrodong digantang agak rendah yang penting tidak melihat lovebird lain langsung, tapi kalau cuma dengar suaranya tidak masalah..
4. Sore/malam selepas waktu maghrib atau setelah jam 6 sore burung semprot agak basah dadanya gak usah basah kuyup anginkan 5 menitan langsung krodong (gak usah denger masteran dulu biar prosesnya cepet).
NOTE: YANG UTAMA TELATEN DAN SABAR MESKI WAKTU SEDIKIT SEKALI SEKALI SEMPATKAN PERHATIKAN JAGOAN KITA !!
Showing posts with label Hobi. Show all posts
Showing posts with label Hobi. Show all posts
Tips Lovebird yang telat ngekek di gantangan
Permasalahan ini kadang sering juga dialami lovebird yang pada sesi awal gantang tidak langsung bunyi tidak seperti pada sesi berikutnya yang langsung bunyi ngekek begitu digantangkan.
Berikut penanganan untuk kasus tersebut :
1. Mulai H-1 lomba burung tidak usah dijemur cukup pagi diembunkan dianginkan, semprot lembut agak basah terus dianginkan. Disimpan jauhkan dari yang lain.
2. H nya lomba di rumah sebelum brangkat pagi burung diembunkan semprot lembut terus krodong taruh tempat sejuk sampe brangkat. ( klo brangkat pagi buta cukup bersihin sangkar cek air minum, makannya krodong, brangkat )
3. Sampe lokasi tunggu biar ngekek dulu baru buka krodong.
4. Gantang dimana aja atau bisa di gantangan biar ngekek sekali dua kali, tujuannya untuk adaptasi lokasi lomba.
5. Klo mompa atau ngetik ( kondisi kenceng diperhatikan ) bisa semprot lembut dadanya sekali dua kali langsung dikrodong.
6. Dua sesi sebelum gantang atau kira kira 15-20 menitan sebelum gantang buka krodong ambil pakan minumnya sambil dibersihkan sangkarnya. Krodong taruh tempat sejuk sampe dibawa untuk digantangkan.
7. Usahakan burung jangan ngekek terus pas di paddock biar gak kenceng dan stamina tersimpan .
NOTE: MULAI H-1 SAMPAI H NYA DI KASIH JAGUNG TAMBAHAN EF NYA!!!
Berikut penanganan untuk kasus tersebut :
1. Mulai H-1 lomba burung tidak usah dijemur cukup pagi diembunkan dianginkan, semprot lembut agak basah terus dianginkan. Disimpan jauhkan dari yang lain.
2. H nya lomba di rumah sebelum brangkat pagi burung diembunkan semprot lembut terus krodong taruh tempat sejuk sampe brangkat. ( klo brangkat pagi buta cukup bersihin sangkar cek air minum, makannya krodong, brangkat )
3. Sampe lokasi tunggu biar ngekek dulu baru buka krodong.
4. Gantang dimana aja atau bisa di gantangan biar ngekek sekali dua kali, tujuannya untuk adaptasi lokasi lomba.
5. Klo mompa atau ngetik ( kondisi kenceng diperhatikan ) bisa semprot lembut dadanya sekali dua kali langsung dikrodong.
6. Dua sesi sebelum gantang atau kira kira 15-20 menitan sebelum gantang buka krodong ambil pakan minumnya sambil dibersihkan sangkarnya. Krodong taruh tempat sejuk sampe dibawa untuk digantangkan.
7. Usahakan burung jangan ngekek terus pas di paddock biar gak kenceng dan stamina tersimpan .
NOTE: MULAI H-1 SAMPAI H NYA DI KASIH JAGUNG TAMBAHAN EF NYA!!!
Mengurangi Lovebird Turun Kebawah
Hampir sebagian pemain lovebird mengalami masalah ini yang sering karena umur masih muda/dibawah 6 bulan, yang berumur karena birahi, mental belum bagus, belum nyaman keramaian. Disini aku mau sharing pengalaman untuk mengurangi masalah tersebut :
1. Terapi cara mandi
a. Mandi dengan cara burung dipegang air diusapin pelan pelan ke burung.
b. Mandi dengan air langsung dari kran niru air hujan lembut.
c. Sore/malam setelah maghrib semprot dadanya agak basah langsung dikrodong.
Lakukan rutin meski sudah tenang dan nyaman.
2. Ganti Tangkringan
Coba ganti tangkringan dengan besar ukuran patokannya standart tangkringan plastik bawaan sangkar bulat. Pilih kekasaran yang disukai burung yg bikin tenang ditangkringan gak gelisah tp nangkring tenang.
3. Shock Terapi Lovebird
Masukan air setengah pada ember atau wadah yang bisa muat sangkar lovebird. Masukan sangkar ke ember yang sudah diisi air tersebut (minimal tinggi air pada ember setinggi tangkringan bawah) sehingga lovebird akan lebih nyaman di tangkringan atas. Ketika lovebird turun kebawah otomatis akan mengenai air, sehingga lovebird diharapkan kapok turun kebawah. Lakukan terapi tersebut pada saat penjemuran.
Lakukan rutin selama satu minggu dan lihat hasilnya....hehe
1. Terapi cara mandi
a. Mandi dengan cara burung dipegang air diusapin pelan pelan ke burung.
b. Mandi dengan air langsung dari kran niru air hujan lembut.
c. Sore/malam setelah maghrib semprot dadanya agak basah langsung dikrodong.
Lakukan rutin meski sudah tenang dan nyaman.
2. Ganti Tangkringan
Coba ganti tangkringan dengan besar ukuran patokannya standart tangkringan plastik bawaan sangkar bulat. Pilih kekasaran yang disukai burung yg bikin tenang ditangkringan gak gelisah tp nangkring tenang.
3. Shock Terapi Lovebird
Masukan air setengah pada ember atau wadah yang bisa muat sangkar lovebird. Masukan sangkar ke ember yang sudah diisi air tersebut (minimal tinggi air pada ember setinggi tangkringan bawah) sehingga lovebird akan lebih nyaman di tangkringan atas. Ketika lovebird turun kebawah otomatis akan mengenai air, sehingga lovebird diharapkan kapok turun kebawah. Lakukan terapi tersebut pada saat penjemuran.
Lakukan rutin selama satu minggu dan lihat hasilnya....hehe
Tips dan Trik Lovebird Overbirahi
Kondisi OB bisa berakibat bulu mengembang, galak, ngebebek, nabrak atau ngruji, sehingga jarang ngekek atau gak ngekek sama sekali cuma ngetik atau mompa saja. Banyak cara yg dilakukan pemain lovebird untuk menurunkan OB,cara cepet ngurangi OB banyak dengan cara Dijodohkan atau Dikawinkan sampai bertelur, tapi disini aku sharing pengalamanku saja yang didapat dari berbagai sumber.
Berikut penanganan Lovebird Overbirahi :
1. Tetap tiap pagi buka krodong untuk diembunkan
2. Penjemuran dikurangi (kalau bisa jangan dijemur).
3. Dimandikan basah kuyup rutin tiap pagi terus dianginkan saja.
4. Kering bulunya disimpen agak jauhkan dari yang lain dan ditaruh ditempat atau ruang sejuk agar dapat udara dari luar gak pengap.
5. Siang hari cukup buka krodong saja.
6. Sore kalau sempet dimandikan basah kuyup sebelum jam 5 sore. Kalau gak sempet malem atau sehabis maghrib semprot agak basah langaung krodong ( awal kadang kadang burung cabut bulu tp gak papa krn kalo birahi kadang kadang bulu lembut jatuh karena badan panas )
7. Makanannya harian cukup milet putih saja.
Demikian perlakuan perawatan untuk menurunkan BIRAHI lovebird, Insya Alloh dalam seminggu bisa mulai kelihatan hasilnya.
Berikut penanganan Lovebird Overbirahi :
1. Tetap tiap pagi buka krodong untuk diembunkan
2. Penjemuran dikurangi (kalau bisa jangan dijemur).
3. Dimandikan basah kuyup rutin tiap pagi terus dianginkan saja.
4. Kering bulunya disimpen agak jauhkan dari yang lain dan ditaruh ditempat atau ruang sejuk agar dapat udara dari luar gak pengap.
5. Siang hari cukup buka krodong saja.
6. Sore kalau sempet dimandikan basah kuyup sebelum jam 5 sore. Kalau gak sempet malem atau sehabis maghrib semprot agak basah langaung krodong ( awal kadang kadang burung cabut bulu tp gak papa krn kalo birahi kadang kadang bulu lembut jatuh karena badan panas )
7. Makanannya harian cukup milet putih saja.
Demikian perlakuan perawatan untuk menurunkan BIRAHI lovebird, Insya Alloh dalam seminggu bisa mulai kelihatan hasilnya.
Permasalahan Burung Lovebird dan Pengobatanya
Mengetahui berbagai permasalahan “Penyakit” yang sering terjadi dalam merawat burung lovebird juga merupakan suatu keharusan bagi pemeliharanya. Sebagai pemelihara diwajibkan untuk memberikan perawatan sebaik-baiknya pada hewan peliharaan kesayangannya.

Mempunyai pengetahuan berbagai permasalahan yang biasa terjadi dalam perawatan burung lovebird akan membuat kita menjadi lebih tenang, karena kita sudah tahu cara mengatasinya. Penting sekali anda untuk mengetahui beberapa daftar permasalahan yang biasa terjadi pada lovebird, seperti dibawah ini.
1. Permasalahan egg binding pada lovebird
Permasalahan dalam ternak lovebird yang sering mennyebabkan indukan betina mati adalah Egg binding atau biasa disebut dengan telur lengket. Untuk memperkecil kematian induk betina karena egg binding bisa dilakukan dengan cara seperti berikut:
- Sediakan alat sepet (berisi minyak goreng yang masih baru/fresh sebanyak 1 ml).
- Minyak goreng
Cara menanggulanginya:
- Pegang lovebird dengan posisi terlentang, kemudian anda lolohkan menggunakan sepet yang berisi minyak goreng ke mulutnya.
- Selanjutnya, teteskan minyak goreng pada anus LB. Setelah itu, urut secara perlahan-lahan dan sambil ditekan sesekali.
- Setelah prose situ selesai, masukan kembali lovebird yang mengalami egg binding kedalam sangkar yang dikerodong. Lihat hasilnya pada keesokan harinya.
2. Permasalahan cacat kaki pada lovebird
Banyak sekali terjadi anakan lovebird yang kakinya tidak bisa untuk berdiri serta jari kaki tidak bisa mencengkeram dengan sempurna. Penyebab terjadinya hal ini dikarenakan bahan sarang yang terdapat pada sangkar tidak mencukupi dan mengakibatkan lovebird tidak memiliki dasar untuk berpijak pada tempat yang tidak licin.
Kasus ini sering terjadi pada dasar sangkar yang menggunakan papan triplek. Untuk itu sebaiknya gunakan papan yang belum diserut atau dihaluskan sebagai papan dasar pada sangkar.
Mengatasi anakan lovebird yang sudah terlanjur cacat bisa anda lakukan dengan memasung kakinya dengan kain. Caranya adalah tarik kedua kaki ketengah sedikit kencang.
3. Lovebird terkena snot
Jenis penyakit yang menyerang mata ini memang sangat berbahaya bagi burung Lovebird. Namun anda juga tidak perlu risau, karena jika di lakukan perawatan dengan baik penyakit Snot ini bisa disembuhkan.

Tanda umum pada lovebird yang terkena Snot adalah sering keluar cairan pada bagian mata, karena adanya rasa yang mengganggu maka burung akan sering menggosokan matanya pada tenggeran atau pada jeruji sangkar secara berulang-ulang, berkurangnya nafsu makan yang mengakibatkan tubuh menjadi kurus, adanya pembengkakkan disekitar kelopak mata yang berwarna merah, jika sudah terlalu lama burung mengalaminya maka tekstur kotorannya akan cair serta berwarna putih dengan bau yang menyengat.
Cara menangani lovebird yang terkena snot/penyakit mata
- Sifat penyakit ini adalah menular, jadi sebaiknya burung dikarantina/dijauhkan dengan burung lainnya terlebih dahulu.
- Hentikan proses memandikan dan penjemuran, kerodong sangkar (usahakan ada sedikit cahaya) dan tempatkan di ruangan yang sepi.
- Berikan antibiotic serta vitamin agar kondisi burung tidak drop/lemah.
- Oleskan obat khusus snot (anda bisa peroleh di toko burung) dengan menggunakan tisu pada bagian mata.
- Hentikan pemberian makanan kangkung terlebih dahulu.
- Tempat untuk minum usahakan yang berukuran kecil untuk menghindari lovebird mandi sendiri.
- Semprotkan air rebusan daun sirih pada sangkar, air rebusan ini berguna untuk membunuh bakteri agar tidak berkembang biak.
- Kotoran dalam sangkar harus selalu dibersihkan.
- Dalam melakukan pengobatan, sebaiknya anda menggunakan sarung tangan guna menghindari tertularnya bakteri.
4. Permasalahan patek pada lovebird
Penyebab terjadinya patek atau cacar unggas adalah strain virus cacar, virus jenis ini juga dapat menyerang lovebird kesayangan anda. Resiko kematian unggas yang terkena patek/cacar sangat tinggi dan bersifat menular. Penularan virus ini bisa melalui nyamuk, terjadinya gesekan atau kontak langsung dengan permukaan burung yang terkena patek. Penyakit patek terdiri dari dua jenis, yaitu patek kering (cutaneous) dan patek basah
#1. Patek kering
Jenis penyakit ini pada umumnya akan menyerang kulit dengan timbulnya kutil pada bagian tubuh tanpa bulu seperti bagian sekitar mata, pangkal paruh, dan kaki.
Burung yang terkena patek/cacar bisa dilihat dari tandanya:
Adanya kutil pada bagian yang tidak berbulu
Jika virus ini sudah sampai mengganggu system saluran makan, maka burung akan terlihat kurus dan lemah.
Pernafasan burung menjadi tersengal-sengal.
#2. Patek basah
Burung yang terkena patek basah biasanya akan terdapat bercak putih yang menyerang selaput dimulut, kerongkongan, trakea, paru-paru. Akibat terjadinya patek basah ini maka system pernapasan burung akan terganggu dan kesulitan dalam makan.
Patek basah juga merupakan jenis penyakit yang menular. Penularan penyakit ini sama seperti penyakit patek kering diatas. Untuk proses pengobatannya juga sama dengan jenis penyakit patek kering.
Jenis penyakit ini pada umumnya akan menyerang kulit dengan timbulnya kutil pada bagian tubuh tanpa bulu seperti bagian sekitar mata, pangkal paruh, dan kaki.
Burung yang terkena patek/cacar bisa dilihat dari tandanya:
Burung yang terkena patek basah biasanya akan terdapat bercak putih yang menyerang selaput dimulut, kerongkongan, trakea, paru-paru. Akibat terjadinya patek basah ini maka system pernapasan burung akan terganggu dan kesulitan dalam makan.
Patek basah juga merupakan jenis penyakit yang menular. Penularan penyakit ini sama seperti penyakit patek kering diatas. Untuk proses pengobatannya juga sama dengan jenis penyakit patek kering.
Loevbird nyilet adalah tulang dada yang terlihat menonjol atau dengan bahasa lain prominent keel/prominent breast bone. Dada nyilet sering diidentikan karena kekurangan gizi, namun tidak semua LB yang nyilet karena asupan gizi yang kurang, bisa juga karena adanya penyakit.
Penyebab umum terjadinya permasalahan nyilet pada lovebird antara lain:
Tetelo merupakan penyakit yang menyerang system saraf burung. Tanda-tanda lovebird terkena tetelo adalah menggeleng-gelengkan kepala seperti terkena stroke.
Cara mengobatinya sama seperti pada lovebird yang terkena snot diatas, yang membedakan adalah jenis obatnya. Gunakan obat khusus untuk tetelo atau obat khusus syaraf yang banyak dijual di toko burung.
Penanganan lovebird yang kakinya lemas adalah dengan mengkarantina terlebih dahulu, kemudian kompres kaki dengan menggunakan air hangat dilanjutkan dengan mengurut kaki menggunakan minyak tawon 2 kali sehari (lamanya pengurutan bisa anda sesuaikan sendiri).
Lovebird yang kotorannya seperti kapur atau biasa disebut dengan berak kapur, cara mengobatinya adalah dengan memberikan bawang putih untuk dimakan. Potong bawang putih berukuran kecil-kecil kemudian taruh pada wadah makanan (cukup setengah siaung saja).
Cabut bulu yang dilakukan lovebird bukan hanya karena adanya kutu atau kekurangan vitamin, namun bisa karena menderita stress fisiologis. Penyakit ini juga kerap terjadi pada burung paruh bengkok lainnya.
Stress fisiologis timbul akibat hidup menyendiri dalam sangkar, seperti yang kita tahu bahwa lovebird merupakan tipe burung yang senang berkoloni. Sehingga jika mengalami hidup sendiri maka bisa membuat burung stress secara fisiologis, salah satunya adalah hilangnya komunikasi dengan sesama lovebird serta tidak mendapatkan pasangan.
Akibat keadaan yang seperti itu maka burung menjadi stress dan meluapkan kegelisahannya dengan cara mencabuti bulu-bulunya.
Solusi terbaik pada burung yang cabut bulu akibat stress fisiologis adalah dengan mencarikan jodoh guna melampiaskan hasrat biologisnya.
Itulah beberapa permasalahan yang biasa terjadi pada perawatan burung lovebird, semoga bisa bermanfaat bagi para pecinta burung yang terkenal dengan ngekeknya. Sumber referensi artikel dari berbagai pengalaman kaskuser.
Burung yang terkena patek/cacar bisa dilihat dari tandanya:
- Adanya kutil pada bagian yang tidak berbulu
- Jika virus ini sudah sampai mengganggu system saluran makan, maka burung akan terlihat kurus dan lemah.
- Pernafasan burung menjadi tersengal-sengal.
Burung yang terkena patek basah biasanya akan terdapat bercak putih yang menyerang selaput dimulut, kerongkongan, trakea, paru-paru. Akibat terjadinya patek basah ini maka system pernapasan burung akan terganggu dan kesulitan dalam makan.
Patek basah juga merupakan jenis penyakit yang menular. Penularan penyakit ini sama seperti penyakit patek kering diatas. Untuk proses pengobatannya juga sama dengan jenis penyakit patek kering.
5. Permasalahan nyilet pada lovebird

Loevbird nyilet adalah tulang dada yang terlihat menonjol atau dengan bahasa lain prominent keel/prominent breast bone. Dada nyilet sering diidentikan karena kekurangan gizi, namun tidak semua LB yang nyilet karena asupan gizi yang kurang, bisa juga karena adanya penyakit.
Penyebab umum terjadinya permasalahan nyilet pada lovebird antara lain:
- Kandungan gizi pada makanan yang kurang.
- Kurangnya porsi makan burung.
- Burung terkena penyakit gondok.
- Burung mengalami keracunan bahan logam berat.
- Adanya permasalahan pada paruh.
- Adanya gangguan parasit yang menyerang lovebird, seperti: Cacing gelang, giardia, lalat, kutu, serta tungau kulit.
- Terjadinya infeksi yang diakibatkan oleh bakteri, jamur, dan virus.
- Penyakit yang bisa mengakibatkan penurunan berat badan lovebird antara lain PDD (Proventricular Dilatation Disease), Aspergillosis, Psittacosis, Avian tuberculosis, Candida, Avian polyoma, WNV (west nile virus).
Pengobatan lovebird nyilet
- Burung dikarantina/diisolasi dalam sangkar yang dikerodong.
- Hentikan proses mandi dan penjemuran terlebih dahulu.
- Berikan obat khusus nyilet (bisa di peroleh di toko burung)
- Bersihkan kotoran burung setiap hari.
6. Tetelo pada lovebird
Tetelo merupakan penyakit yang menyerang system saraf burung. Tanda-tanda lovebird terkena tetelo adalah menggeleng-gelengkan kepala seperti terkena stroke.
Cara mengobatinya sama seperti pada lovebird yang terkena snot diatas, yang membedakan adalah jenis obatnya. Gunakan obat khusus untuk tetelo atau obat khusus syaraf yang banyak dijual di toko burung.
7. Kaki lemas pada lovebird
Penanganan lovebird yang kakinya lemas adalah dengan mengkarantina terlebih dahulu, kemudian kompres kaki dengan menggunakan air hangat dilanjutkan dengan mengurut kaki menggunakan minyak tawon 2 kali sehari (lamanya pengurutan bisa anda sesuaikan sendiri).
8. Lovebird berak kapur
Lovebird yang kotorannya seperti kapur atau biasa disebut dengan berak kapur, cara mengobatinya adalah dengan memberikan bawang putih untuk dimakan. Potong bawang putih berukuran kecil-kecil kemudian taruh pada wadah makanan (cukup setengah siaung saja).
9. Lovebird cabut bulu
Cabut bulu yang dilakukan lovebird bukan hanya karena adanya kutu atau kekurangan vitamin, namun bisa karena menderita stress fisiologis. Penyakit ini juga kerap terjadi pada burung paruh bengkok lainnya.
Stress fisiologis timbul akibat hidup menyendiri dalam sangkar, seperti yang kita tahu bahwa lovebird merupakan tipe burung yang senang berkoloni. Sehingga jika mengalami hidup sendiri maka bisa membuat burung stress secara fisiologis, salah satunya adalah hilangnya komunikasi dengan sesama lovebird serta tidak mendapatkan pasangan.
Akibat keadaan yang seperti itu maka burung menjadi stress dan meluapkan kegelisahannya dengan cara mencabuti bulu-bulunya.
Solusi terbaik pada burung yang cabut bulu akibat stress fisiologis adalah dengan mencarikan jodoh guna melampiaskan hasrat biologisnya.
Itulah beberapa permasalahan yang biasa terjadi pada perawatan burung lovebird, semoga bisa bermanfaat bagi para pecinta burung yang terkenal dengan ngekeknya. Sumber referensi artikel dari berbagai pengalaman kaskuser.
Mengenal Burung Lovebird dan Perawatannya
Burung Lovebird atau Burung cinta adalah satu burung dari sembilan jenis spesies genus Agapornis (dari bahasa Yunani "agape" yang berarti "cinta" dan "ornis" yang bearti "burung"). Mereka adalah burung yang berukuran kecil, antara 13 sampai 17 cm dengan berat 40 hingga 60 gram, dan bersifat sosial. Delapan dari spesies ini berasal dari Afrika, sementara spesies "burung cinta kepala abu-abu" berasal dari Madagaskar. Nama mereka berasal dari kelakuan yang umum diamati bahwa sepasang burung cinta akan duduk berdekatan dan saling menyayangi satu sama lain. Sifat pasangan burung cinta adalah monogami di alam bebas.
Cara memilih dan merawat burung lovebird
Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam pemilihan bahan atau bakalan pada burung lovebird:
Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam pemilihan bahan atau bakalan pada burung lovebird:
· Bentuk paruh, sebaiknya pilih bentuk paruh yang berpangkal lebar, tebal, besar, panjang dan terlihat
kokoh.
· Berkepala besar. Ini menandakan burung ini mempunyai mental tempur yang baik.
· Postur badan, pilihlah bahan yang berpostur sedang dengan panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang
serasi. Jangan memilih bahan yang berleher dan berbadan pendek.
· Sebaiknya juga pilihlah bahan yang berdada lebar.
· Sayap mengepit rapat dan kaki mencengkram kuat, ini menandakan bahan tersebut sehat. Pilihlah Kaki
yang besar dan terlihat kering. Warna kaki tidak berpengaruh terhadap mental burung.
· Lincah dan bernafsu makan besar. Ini merupakan ciri-ciri bahan yang bermental baik.
· Leher panjang padat berisi. Menandakan burung ini akan mengeluarkan power suara secara maksimal.
· Bola mata besar dan bersih bersinar. Menandakan burung ini memiliki prospek yang cerah apabila
dijadikan burung lomba. Karena akan sangat gacor.
kokoh.
· Berkepala besar. Ini menandakan burung ini mempunyai mental tempur yang baik.
· Postur badan, pilihlah bahan yang berpostur sedang dengan panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang
serasi. Jangan memilih bahan yang berleher dan berbadan pendek.
· Sebaiknya juga pilihlah bahan yang berdada lebar.
· Sayap mengepit rapat dan kaki mencengkram kuat, ini menandakan bahan tersebut sehat. Pilihlah Kaki
yang besar dan terlihat kering. Warna kaki tidak berpengaruh terhadap mental burung.
· Lincah dan bernafsu makan besar. Ini merupakan ciri-ciri bahan yang bermental baik.
· Leher panjang padat berisi. Menandakan burung ini akan mengeluarkan power suara secara maksimal.
· Bola mata besar dan bersih bersinar. Menandakan burung ini memiliki prospek yang cerah apabila
dijadikan burung lomba. Karena akan sangat gacor.
Cara perawatan
Sangkar:
Lovebird sebaiknya ditempatkan di sangkar yang terbuat dari logam, berbentuk bulat atau kota. Untuk sangkar bulat, diameter antara 30-40 cm, sedangkan kotak ukuran 25 x 35 x 40 cm dengan diberi tangkringan berdiameter 1 cm dari kayu kasar tetapi tidak runcing, seperti kayu asam misalnya. Tangkringan dari kayu akan sering perlu diganti karena lovebird suka mengigit-gigit tangkringan. Untuk referensi logam yang digunakan untuk kandang lovebird, pilih yang tidak beracun.
Sekadar untuk pengetahuan Anda, berikut ini sejumlah logam yang berbahaya dan tidak berbahaya bagi burung, yang biasanya digunakan sebagai bahan pembuatan sangkar, wadah air dan pakan, kandang dan sebagainya:
1. Kuningan
Kuningan merupakan logam campuran antara tembaga dan seng. Kedua logam ini berpotensi membuat burung keracunan. Jika ada kuningan pada sangkar burung-burung kecil barangkali tidak masalah karena mereka tidak mungkin bisa mematuki logam itu sampai mengelupas. Tetapi untuk burung berparuh kuat, seperti lovebird, nuri, betet dan sebagainya, maka logam ini bisa mereka gerogoti. Maka hindarkan kuningan dari mereka.
2. Timah
Timah juga sangat beracun untuk burung. Termasuk barang yang mengandung timah ini antara lain adalah tutup kaleng, bandul pancing, pemberat korden, koil tutup sampanye, timah pateri, koil soldir, lempengan dalam batu baterai, sejumlah mainan anak dan lain sebagainya.
3. Tembaga
Tembaga juga berpotensi meracuni burung walaupun kadar racun dari logam ini sangat sedikit. Makanan yang mengandung asam yang disimpan dalam wadah tembaga bisa jadi terkontaminasi tembaga. Demikian pula saluran atau wadah air yang terbuat dari tembaga, berpotensi mencemari air yang mengalir atau berada di dalamnya. Kalau mau menggunakan wadah tembaga untuk burung, sebaiknya masukkan air ke dalamnya tidak dalam kondisi panas. Tuangkan jika sudah dingin baru diberikan ke burung. Dan bukan didinginkan di dalam wadah tersebut.
4. Kawat
(yang non-galvanil), baja serta besi (yang tidak dilapisi cat anti karat) tidak beracun untuk burung.
5. Seng
Seng sangat beracun untuk burung. Termasuk di sini adalah kandang burung atau ram yang terbuat dari galvanil, klip atau steples, kunci-kunci mainan anak, paku, pipa ledeng, krom, beberapa cat anti karat, dan beberapa wadah shampo atau wadah kosmetika.
Sangkar:
Lovebird sebaiknya ditempatkan di sangkar yang terbuat dari logam, berbentuk bulat atau kota. Untuk sangkar bulat, diameter antara 30-40 cm, sedangkan kotak ukuran 25 x 35 x 40 cm dengan diberi tangkringan berdiameter 1 cm dari kayu kasar tetapi tidak runcing, seperti kayu asam misalnya. Tangkringan dari kayu akan sering perlu diganti karena lovebird suka mengigit-gigit tangkringan. Untuk referensi logam yang digunakan untuk kandang lovebird, pilih yang tidak beracun.
Sekadar untuk pengetahuan Anda, berikut ini sejumlah logam yang berbahaya dan tidak berbahaya bagi burung, yang biasanya digunakan sebagai bahan pembuatan sangkar, wadah air dan pakan, kandang dan sebagainya:
1. Kuningan
Kuningan merupakan logam campuran antara tembaga dan seng. Kedua logam ini berpotensi membuat burung keracunan. Jika ada kuningan pada sangkar burung-burung kecil barangkali tidak masalah karena mereka tidak mungkin bisa mematuki logam itu sampai mengelupas. Tetapi untuk burung berparuh kuat, seperti lovebird, nuri, betet dan sebagainya, maka logam ini bisa mereka gerogoti. Maka hindarkan kuningan dari mereka.
2. Timah
Timah juga sangat beracun untuk burung. Termasuk barang yang mengandung timah ini antara lain adalah tutup kaleng, bandul pancing, pemberat korden, koil tutup sampanye, timah pateri, koil soldir, lempengan dalam batu baterai, sejumlah mainan anak dan lain sebagainya.
3. Tembaga
Tembaga juga berpotensi meracuni burung walaupun kadar racun dari logam ini sangat sedikit. Makanan yang mengandung asam yang disimpan dalam wadah tembaga bisa jadi terkontaminasi tembaga. Demikian pula saluran atau wadah air yang terbuat dari tembaga, berpotensi mencemari air yang mengalir atau berada di dalamnya. Kalau mau menggunakan wadah tembaga untuk burung, sebaiknya masukkan air ke dalamnya tidak dalam kondisi panas. Tuangkan jika sudah dingin baru diberikan ke burung. Dan bukan didinginkan di dalam wadah tersebut.
4. Kawat
(yang non-galvanil), baja serta besi (yang tidak dilapisi cat anti karat) tidak beracun untuk burung.
5. Seng
Seng sangat beracun untuk burung. Termasuk di sini adalah kandang burung atau ram yang terbuat dari galvanil, klip atau steples, kunci-kunci mainan anak, paku, pipa ledeng, krom, beberapa cat anti karat, dan beberapa wadah shampo atau wadah kosmetika.
Pakan:
Hal utama yang perlu diperhatikan dalam hal pakan adalah menu yang variatif sehingga kecukupan nutrisi, vitamin dan mineralnya. Pakan yang bagus, selain lengkap nutrisinya seperti protein, karbohidrat, juga lengkap vitaminnya seperti vitamin A, D3, E, B1, B2, B3 (Nicotimanide) B6, B12, C dan K3. Selain itu, perlu pula mengandung zat esensial seperti D-L Methionine, I-Lisin HCl, Folic Acid (sesungguhnya adalah salah satu bentuk dari Vitamin B) dan Ca-D.
Di samping vitamin, perlu juga kecukupan mineral. Mineral dibutuhkan dalam pembentukan darah dan tulang, keseimbangan cairan tubuh, fungsi syaraf yang sehat, fungsi sistem pembuluh darah jantung dan lain-lain. Seperti vitamin, mineral berfungsi sebagai ko-enzim, memungkinkan tubuh melakukan fungsinya seperti memproduksi tenaga, pertumbuhan dan penyembuhan.
Yang termasuk mineral yang diperlukan burung lovebird adalah Calcium, Phosphor, Iron, Manganase, Iodium, Cuprum, Zinccum, Magnesium, Sodium Chlorin dan Kalium.
Makanan yang sesuai untuk burung lovebird
· Bijian Mix. Kita dapat memberikan biji-bijian yang telah dicampur yang banyak dijual dipasaran sebagai
pakan utamanya.
· Sayuran segar. Burung lovebird sangat menggemari sayuran segar seperti: Kangkung, Sawi Putih, Jagung
Muda dan sayuran lainnya.
· Asinan. Untuk mencukupi kebutuhan kalsium, burung ini membutuhkan asupan kalsium tambahan. Dapat
diberikan tulang sotong untuk melengkapi kebutuhan kalsium yang dibutuhkan.
· Extra Fooding. Biji bunga Matahari, biji Fumayin, biji Kedelai, biji Kacang Merah dan biji Kacang Hijau
sangat digemari oleh burung ini untuk melengkapi kebutuhan vitamin, protein dan menaikkan suhu tubuh
serta meningkatkan sistem metabolisme di dalam tubuhnya.
Hal utama yang perlu diperhatikan dalam hal pakan adalah menu yang variatif sehingga kecukupan nutrisi, vitamin dan mineralnya. Pakan yang bagus, selain lengkap nutrisinya seperti protein, karbohidrat, juga lengkap vitaminnya seperti vitamin A, D3, E, B1, B2, B3 (Nicotimanide) B6, B12, C dan K3. Selain itu, perlu pula mengandung zat esensial seperti D-L Methionine, I-Lisin HCl, Folic Acid (sesungguhnya adalah salah satu bentuk dari Vitamin B) dan Ca-D.
Di samping vitamin, perlu juga kecukupan mineral. Mineral dibutuhkan dalam pembentukan darah dan tulang, keseimbangan cairan tubuh, fungsi syaraf yang sehat, fungsi sistem pembuluh darah jantung dan lain-lain. Seperti vitamin, mineral berfungsi sebagai ko-enzim, memungkinkan tubuh melakukan fungsinya seperti memproduksi tenaga, pertumbuhan dan penyembuhan.
Yang termasuk mineral yang diperlukan burung lovebird adalah Calcium, Phosphor, Iron, Manganase, Iodium, Cuprum, Zinccum, Magnesium, Sodium Chlorin dan Kalium.
Makanan yang sesuai untuk burung lovebird
· Bijian Mix. Kita dapat memberikan biji-bijian yang telah dicampur yang banyak dijual dipasaran sebagai
pakan utamanya.
· Sayuran segar. Burung lovebird sangat menggemari sayuran segar seperti: Kangkung, Sawi Putih, Jagung
Muda dan sayuran lainnya.
· Asinan. Untuk mencukupi kebutuhan kalsium, burung ini membutuhkan asupan kalsium tambahan. Dapat
diberikan tulang sotong untuk melengkapi kebutuhan kalsium yang dibutuhkan.
· Extra Fooding. Biji bunga Matahari, biji Fumayin, biji Kedelai, biji Kacang Merah dan biji Kacang Hijau
sangat digemari oleh burung ini untuk melengkapi kebutuhan vitamin, protein dan menaikkan suhu tubuh
serta meningkatkan sistem metabolisme di dalam tubuhnya.
Perawatan harian dan setelan harian untuk burung gantangan
Perawatan harian untuk burung lovebird relatif sama dengan burung berkicau jenis lainnya, kunci keberhasilan perawatan harian yaitu rutin dan konsisten.
Berikut ini pola perawatan harian dan setelan harian untuk burung lovebird:
· Jam 07.00 burung diangin-anginkan di teras. Jam 07.30 burung dimandikan (karamba mandi atau semprot,
tergantung pada kebiasaan masing-masing burung)
· Bersihkan kandang harian. Ganti atau tambahkan Pakan dan Air Minum.
· Berikan Sayuran segar atau Buah.
· Penjemuran dapat dilakukan selama 30-60 menit/hari mulai pukul 08.00-11.00. Selama penjemuran,
sebaiknya burung dikelompokkan agar dapat melihat burung sejenis.
· Setelah dijemur, angin-anginkan kembali burung tersebut diteras selama 10 menit, lalu sangkar dikerodong.
· Siang hari sampai sore (jam 10.00-15.00) burung dapat di Master dengan suara Master atau burung
lovebird lain.
· Jam 15.30 burung diangin-anginkan kembali diteras, boleh dimandikan bila perlu.
- Kontrol Pakan, Air Minum, Sayuran segar.
· Jam 18.00 burung kembali dikerodong dan di perdengarkan suara Master selama masa istirahat sampai
pagi harinya.
Perawatan harian untuk burung lovebird relatif sama dengan burung berkicau jenis lainnya, kunci keberhasilan perawatan harian yaitu rutin dan konsisten.
Berikut ini pola perawatan harian dan setelan harian untuk burung lovebird:
· Jam 07.00 burung diangin-anginkan di teras. Jam 07.30 burung dimandikan (karamba mandi atau semprot,
tergantung pada kebiasaan masing-masing burung)
· Bersihkan kandang harian. Ganti atau tambahkan Pakan dan Air Minum.
· Berikan Sayuran segar atau Buah.
· Penjemuran dapat dilakukan selama 30-60 menit/hari mulai pukul 08.00-11.00. Selama penjemuran,
sebaiknya burung dikelompokkan agar dapat melihat burung sejenis.
· Setelah dijemur, angin-anginkan kembali burung tersebut diteras selama 10 menit, lalu sangkar dikerodong.
· Siang hari sampai sore (jam 10.00-15.00) burung dapat di Master dengan suara Master atau burung
lovebird lain.
· Jam 15.30 burung diangin-anginkan kembali diteras, boleh dimandikan bila perlu.
- Kontrol Pakan, Air Minum, Sayuran segar.
· Jam 18.00 burung kembali dikerodong dan di perdengarkan suara Master selama masa istirahat sampai
pagi harinya.
Penting
Variasi pemberian sayuran segar dan Extra Fooding kunci keberhasilan dalam perawatan burung lovebird.
· Asinan harus selalu tersedia di dalam sangkar.
· Pengumbaran di kandang umbaran dapat dilakukan 4 jam perhari selama 4 hari dalam seminggu.
· Berikan Multivitamin yang dicampur pada air minum seminggu sekali saja.
Variasi pemberian sayuran segar dan Extra Fooding kunci keberhasilan dalam perawatan burung lovebird.
· Asinan harus selalu tersedia di dalam sangkar.
· Pengumbaran di kandang umbaran dapat dilakukan 4 jam perhari selama 4 hari dalam seminggu.
· Berikan Multivitamin yang dicampur pada air minum seminggu sekali saja.
Penanganan apabila burung lovebird over birahi
· Frekuensi mandi dibuat lebih sering, misalnya pagi-siang dan sore
· Lamanya penjemuran dikurangi menjadi 15 menit/hari saja
· Waktu pengumbaran dibuat lebih sering dan lebih lama
· Frekuensi mandi dibuat lebih sering, misalnya pagi-siang dan sore
· Lamanya penjemuran dikurangi menjadi 15 menit/hari saja
· Waktu pengumbaran dibuat lebih sering dan lebih lama
Penanganan burung lovebird kondisi drop
· Penanganan apabila burung lovebird kondisinya drop
· Perbanyak pemberian Sayuran segar dan Extra Fooding
· Mandi dibuat 2 hari sekali saja
· Lamanya penjemuran ditambah menjadi 60 menit/hari
· Penanganan apabila burung lovebird kondisinya drop
· Perbanyak pemberian Sayuran segar dan Extra Fooding
· Mandi dibuat 2 hari sekali saja
· Lamanya penjemuran ditambah menjadi 60 menit/hari
Subscribe to:
Posts (Atom)